MURATARA | Murataraklik.com — Bertempat di Gedung BKAD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) lantai II, Kamis (20/8/2026), digelar kegiatan Sultan Muda Sumsel Goes to Kabupaten Musi Rawas Utara Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus mendorong pengembangan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)., 20 Agustus 2026
Program tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaku UMKM, penerima manfaat program serta masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap produk dan jasa keuangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit H. Muhammad Effendi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Musi Rawas Utara Effendi, Asmawati, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK dan EPK Sumatera Selatan sekaligus narasumber, Fadhila Ramadhini, Asisten Manager Madya Deputi OJK Provinsi Sumatera Selatan, serta Priyanto Alamsyah, Pengelola Pengembangan Produk Divisi PPM Bank Sumsel Babel.

Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Musi Rawas Utara M. Kodri, para narasumber, pelaku UMKM, penerima manfaat program dan peserta kegiatan peningkatan literasi serta inklusi keuangan.
Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit, H. Muhammad Effendi, menyampaikan bahwa peningkatan literasi keuangan sangat penting agar masyarakat dapat memahami sekaligus memanfaatkan layanan keuangan secara aman, bijak dan produktif.
Menurutnya, Bank Sumsel Babel berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mendukung pengembangan UMKM serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dan pelaku UMKM mendapatkan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam mengelola keuangan maupun mengembangkan usaha. Bank Sumsel Babel siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar H. Muhammad Effendi.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muratara Effendi mengatakan, literasi dan inklusi keuangan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dan pelaku UMKM sehingga mereka mampu memanfaatkan layanan keuangan secara tepat serta mengembangkan potensi usaha yang dimiliki.
“Dengan akses dan pemahaman keuangan yang semakin baik, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Melalui program Sultan Muda Sumsel Goes to Muratara, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, perbankan, OJK dan masyarakat dalam memperluas akses keuangan serta meningkatkan daya saing UMKM.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan mewujudkan semangat “Sumsel Maju Terus untuk Semua.”
(Habi)

