MurataraKlik.com– Menjelang akhir tahun, Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H. Devi Suhartoni, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan, menyampaikan pesan moral dan keagamaan kepada seluruh masyarakat Sumsel, khususnya generasi muda Muratara, agar menjadikan iman, ilmu, dan kerja keras sebagai bekal utama menata masa depan.
Dalam pesannya, Bupati mengingatkan pentingnya menghargai nasihat leluhur (ninek puyang) yang sarat dengan nilai kehidupan, salah satunya pepatah:
“Tulang dak buruk dipakai, utak dak kah rusak dipakai”
(Tulang tidak akan rusak karena bekerja, dan otak tidak akan rusak karena berpikir).
Menurutnya, Islam dan nilai adat sama-sama mengajarkan bahwa masa muda adalah waktu terbaik untuk berikhtiar, bekerja, dan menuntut ilmu.
“Kalau masih muda, perbanyaklah bekerja dan berpikir yang baik. Kejar cita-cita dengan sungguh-sungguh dan niatkan sebagai ibadah,” ujar H. Devi Suhartoni.
Ia juga menekankan pentingnya akhlak dalam pergaulan. Anak muda diminta untuk ringan tangan, rajin membantu, menjaga kebersihan, serta tidak larut dalam kemalasan dan lamunan yang tidak bermanfaat.
“Rajinlah membantu, jangan banyak melamun karena itu tidak membawa kebaikan,” pesannya.
Bagi pelajar dan mahasiswa, Bupati Muratara mengingatkan agar fokus pada pendidikan dan memperbanyak membaca. Sementara bagi yang merantau, ia berpesan agar pandai menjaga sikap, menghormati orang lain, serta mengambil hati dengan kebaikan agar dicintai dan didoakan.
“Tetap rendah hati, ringan tulang, jangan banyak bicara yang tidak perlu. Senyum adalah sedekah, walau hidup sedang susah,” tuturnya.
Lebih lanjut, H. Devi Suhartoni menegaskan bahwa kekuatan iman harus menjadi fondasi utama kehidupan.
“Jangan tinggalkan sholat dan jangan lupa bersedekah walau sedikit. Kalau merasa punya kelebihan, simpan dulu, jangan sombong. Insyaallah, kebaikan akan terlihat dengan sendirinya,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar setiap kesulitan dihadapi dengan kesabaran dan tawakal kepada Allah SWT.
“Kalau susah, jangan meratap dan jangan menyalahkan orang lain. Perbanyak doa, ikhtiar, dan perbaiki diri,” pungkasnya.
Pesan akhir tahun ini diharapkan menjadi renungan dan pedoman bagi generasi muda Muratara dan Sumatera Selatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat dan daerah. (Habibi)




