MURATARAKLIK, Palembang – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus mengintensifkan kemitraan strategis dengan sektor perbankan sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental ekonomi daerah. Kolaborasi bersama Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta peningkatan kualitas tata kelola keuangan publik.
Wakil Bupati Muratara, Junius Wahyudi, menegaskan bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan memiliki fungsi strategis dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, meningkatkan efektivitas pengelolaan kas, serta memperluas akses pembiayaan bagi sektor riil.
Menurutnya,(18/2/2026) perbankan tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan transaksi, melainkan juga sebagai agen intermediasi yang menjembatani potensi ekonomi masyarakat dengan akses permodalan yang produktif. “Sinergi ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung UMKM, memperluas inklusi keuangan, serta mendorong sektor-sektor produktif agar memiliki daya ungkit terhadap pertumbuhan ekonomi Muratara,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Bank Sumsel Babel di Muara Rupit diharapkan mampu mengakselerasi literasi dan inklusi keuangan, sekaligus menjadi mitra dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah melalui sistem transaksi yang terintegrasi dan berbasis digital.
Sementara itu, Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Muara Rupit, Muhammad Effendy, menyampaikan komitmen institusinya untuk memperkuat dukungan terhadap agenda pembangunan daerah. Pihaknya siap mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan melalui penyaluran kredit produktif, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penguatan layanan berbasis digital.
“Kami berkomitmen mendukung transformasi sistem keuangan daerah melalui peningkatan kualitas layanan, digitalisasi transaksi non-tunai, dan penyediaan akses pembiayaan yang kompetitif. Bank Sumsel Babel hadir sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya transformasi digital sebagai bagian dari efisiensi ekonomi. Optimalisasi layanan mobile banking dan transaksi non-tunai dinilai mampu meningkatkan kecepatan perputaran uang (velocity of money) sekaligus menekan biaya transaksi masyarakat.
Kolaborasi antara Pemkab Muratara dan Bank Sumsel Babel ini diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi lokal, meningkatkan daya saing daerah, serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global dan perkembangan teknologi keuangan.
Dengan komunikasi dan koordinasi yang solid antara otoritas daerah dan lembaga keuangan, Muratara optimistis mampu membangun fondasi ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. ( Habi)




