MURATARA | Murataraklik.com — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan insan pendidikan.
Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyerahan simbolis donasi kemanusiaan PGRI Kabupaten Muratara dan Dinas Pendidikan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana di NTT.
Penyerahan donasi berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, di Kantor Bupati Musi Rawas Utara. Donasi tersebut selanjutnya disalurkan melalui Bank Sumsel Babel sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama warga yang terdampak bencana.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara, Andrian Fathursyah, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar dunia pendidikan Muratara terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Donasi ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar PGRI dan insan pendidikan di Kabupaten Musi Rawas Utara. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” ujarnya.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama perlu terus ditanamkan, khususnya di lingkungan pendidikan. Ia berharap aksi kemanusiaan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang melibatkan insan pendidikan di Kabupaten Muratara. Bantuan yang dihimpun menunjukkan bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak mengenal batas wilayah.
Melalui donasi tersebut, PGRI Muratara dan Dinas Pendidikan berupaya turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat NTT melewati masa sulit akibat bencana.
Penyerahan bantuan secara simbolis melalui Bank Sumsel Babel diharapkan dapat memastikan donasi tersalurkan kepada pihak yang membutuhkan.
Semangat solidaritas tersebut menjadi pesan bahwa kepedulian kemanusiaan dapat tumbuh dari berbagai kalangan, termasuk dunia pendidikan, untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.(Habi)




