karhutla jadi perhatian serius! polisi sisir titik rawan, cegah api sebelum meluas ‎

Bagikan berita :

MURATARA | Murataraklik.com — Ancaman kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kabupaten Musi Rawas Utara terus menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Menindaklanjuti atensi Kapolda Sumatera Selatan serta arahan Kapolres Musi Rawas Utara selaku Kaopsres Aman Nusa-2 Karhutla, AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., Polsek jajaran secara konsisten mengintensifkan Patroli Presisi di wilayah yang dipetakan rawan Karhutla.

‎Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui arahan Kabag Operasi Polres Muratara, Kompol Zulfikar, S.H., dengan mengerahkan personel untuk melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lapangan sekaligus mengantisipasi munculnya titik api.

‎Patroli tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan humanis. Personel menyambangi masyarakat, memberikan sosialisasi serta imbauan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

‎Maklumat pencegahan Karhutla turut disebarluaskan, sementara spanduk imbauan dipasang di sejumlah lokasi strategis sebagai pengingat bersama akan bahaya pembakaran hutan dan lahan.

‎Petugas juga memberikan pemahaman mengenai ketentuan hukum yang berlaku serta konsekuensi pidana bagi pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran.

‎Prinsip Presisi menjadi pijakan utama. Tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat guna.

‎Setiap potensi Karhutla dipantau secara cermat. Apabila ditemukan fire spot atau titik api, personel di lapangan diharapkan dapat segera melakukan langkah penanganan dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mencegah api meluas.

‎Upaya ini menjadi bagian dari komitmen jajaran Polres Muratara dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak Karhutla.

‎Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

‎Karena mencegah lebih baik daripada memadamkan. Sinergi polisi dan masyarakat menjadi kunci agar api tidak berubah menjadi bencana yang mengancam lingkungan, kesehatan, dan keselamatan warga.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan 3 pilihan judul yang lebih “menendang” dan bernuansa breaking news untuk berita ini. (Habi)

Bagikan berita :

You cannot copy content of this page