MURATARA | Murataraklik.com – Dukungan terhadap pendidikan santri di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan beasiswa. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Muratara menyerahkan bantuan pendidikan senilai total Rp20 juta kepada lima santri yang tengah menempuh pendidikan di pondok pesantren.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor MUI Kabupaten Muratara, Selasa (6/10/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara dalam memberikan dukungan terhadap generasi muda, termasuk anak-anak daerah yang memilih jalur pendidikan keagamaan.
Dalam program tersebut, MUI Muratara dipercaya sebagai pihak yang membantu menyalurkan bantuan pemerintah daerah kepada para santri yang telah ditetapkan sebagai penerima.
Adapun penerima bantuan terdiri dari AM. Syamil Alfattan dari Desa Belani, Naila Azka Aulia dari Desa Mandi Angin, Muhammad Azyumardi Azra dari Desa Batu Gajah Baru, Alya dari Desa Biaro, serta Agam dari Desa Beringin Makmur II.
Selain lima santri tersebut, Syahri Rahman dari Desa Lawang Agung Kampung 8 juga tercatat sebagai pelajar asal Muratara yang sedang menempuh pendidikan di Mesir.
Ketua MUI Kabupaten Muratara, Ustadz KH. Rafizen, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara atas perhatian yang diberikan terhadap pendidikan santri.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan amanah yang harus disalurkan kepada penerima sesuai dengan ketentuan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan semangat kepada para santri untuk terus menimba ilmu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara yang telah memberikan perhatian kepada para santri. Bantuan ini merupakan amanah yang kami salurkan kepada penerima yang telah ditetapkan. Mudah-mudahan dapat meringankan beban orang tua dan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar,” kata KH. Rafizen.
Ia juga berharap dukungan terhadap pendidikan santri tidak berhenti pada program kali ini. Menurutnya, keberlanjutan bantuan pendidikan akan memberikan peluang lebih besar bagi santri Muratara untuk menyelesaikan pendidikan mereka.
KH. Rafizen berpesan agar para penerima memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak dan tetap bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
“Harapan kami, para santri dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya dan terus bersemangat dalam belajar. Semoga ilmu yang diperoleh kelak dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat maupun Kabupaten Muratara,” ujarnya.
Salah satu orang tua penerima bantuan, Taufik Mukmin, yang merupakan ayah dari Alya asal Desa Biaro, turut menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada anaknya.
Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu keluarga dalam menunjang kebutuhan pendidikan Alya selama menempuh pendidikan di pesantren.
“Sebagai orang tua, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan beasiswa ini. Bantuan tersebut sangat berarti dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak kami yang sedang menuntut ilmu di pesantren,” tutur Taufik.
Taufik berharap program serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang sehingga semakin banyak santri asal Muratara yang mendapatkan kesempatan memperoleh dukungan pendidikan.
Ia juga berharap bantuan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi Alya dan para penerima lainnya agar semakin tekun belajar dan dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Semoga program seperti ini terus berlanjut. Kami berharap Alya dan santri lainnya semakin semangat belajar, menyelesaikan pendidikan dengan baik dan nantinya dapat memberikan manfaat untuk masyarakat serta daerah,” pungkasnya.
Penyaluran bantuan ini sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara dan MUI Muratara dalam memberikan perhatian terhadap pendidikan keagamaan serta mempersiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan kompetensi untuk berkontribusi bagi daerah.(Habi)




