Murataraklik.com | MURATARA – Dalam rangka menjaga kesiapan dan performa personel di lapangan, Polres Musi Rawas Utara melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap anggota yang terlibat dalam Operasi Ketupat Musi 2026, Minggu (22/3/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi menghadapi tingginya intensitas tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, yang menuntut kondisi fisik prima dari setiap personel.
Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik, yakni Pos Pelayanan Sederhana serta Pos Pengamanan di wilayah KBM Rawas Ulu dan Karang Jaya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap anggota mampu menjalankan tugas secara optimal di lapangan.
Adapun pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi fisik secara umum, hingga pemberian vitamin guna menjaga daya tahan tubuh personel selama bertugas.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan kepedulian institusi terhadap kesehatan anggotanya, sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Personel yang berjaga di Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan merupakan garda terdepan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Oleh karena itu, kondisi kesehatan mereka sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.
Dengan kondisi tubuh yang prima, personel diharapkan dapat bertugas dengan lebih sigap, responsif, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kompol Zulfikri, S.H., menegaskan bahwa kesiapan fisik personel menjadi faktor krusial dalam mendukung keberhasilan operasi.
“Kesehatan personel adalah prioritas utama. Dengan kondisi yang prima, anggota dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan anggota yang bertugas di lapangan.
“Kami memastikan seluruh personel tetap sehat dan siap menjalankan tugas hingga operasi berakhir. Ini bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang humanis,” tambahnya.
Lebih lanjut, keberhasilan Operasi Ketupat Musi tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dari kesiapan sumber daya manusia yang terlibat. Kesehatan personel menjadi investasi penting dalam menciptakan pengamanan yang efektif dan berkelanjutan. (Habi)



