PALEMBANG, | Murataraklik.com — Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) ambil bagian dalam Rapat Koordinasi PKK sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, pada 1–2 April 2026.
Kegiatan tingkat provinsi ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dan dihadiri oleh para kepala daerah, Forkopimda, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta pengurus Dekranasda dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
Kepala Disperindagkop Muratara, Kodri, SE, M.A.P, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan industri kerajinan yang berbasis pada potensi lokal.
Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya menjaga produktivitas meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Ia juga mengajak seluruh daerah untuk terus mengembangkan dan mempromosikan produk unggulan masing-masing agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Menurutnya, keberadaan Dekranasda memiliki peran penting dalam membina serta memasarkan hasil kerajinan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah melalui produk wastra dan kerajinan khas.
Selain agenda utama rapat, kegiatan ini juga diramaikan dengan pameran produk unggulan daerah yang menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM. Gubernur bahkan meninjau langsung berbagai stand pameran, termasuk layanan Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Disperindagkop Muratara juga menghadirkan stand khusus yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah. Partisipasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkenalkan hasil karya pelaku usaha lokal kepada masyarakat luas serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
Kepala Disperindagkop Muratara, Kodri, SE, M.A.P, menyampaikan bahwa keikutsertaan Muratara dalam kegiatan ini memiliki nilai strategis, terutama dalam memperluas jaringan pemasaran serta meningkatkan kualitas produk UMKM.
Ia menilai, forum seperti ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun kemitraan dengan berbagai stakeholder.
“Kami ingin produk UMKM Muratara semakin dikenal dan mampu bersaing, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga di pasar yang lebih luas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku usaha, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, hingga legalitas usaha.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antar daerah semakin kuat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerajinan dan UMKM, khususnya di Kabupaten Musi Rawas Utara.(Habi)



