Murataraklik.com – Aktivitas di Pos Pemantauan Stop Batubara kembali berjalan normal pasca perayaan Hari Raya Idulfitri. Pada Kamis (26/3), petugas mulai mencatat adanya pergerakan kendaraan angkutan barang yang melintas di wilayah tersebut.
Tercatat, sebanyak empat unit kendaraan bermuatan kernel atau cangkang milik PT Agro Muara Rupit melintas dengan tujuan Provinsi Lampung. Pergerakan ini menjadi tanda mulai pulihnya aktivitas distribusi logistik setelah libur panjang Lebaran.
Namun demikian, di tengah meningkatnya arus balik, pihak terkait menerima instruksi penting dari jajaran kepolisian. Seluruh buffer zone penyeberangan menuju Pulau Jawa, khususnya melalui Pelabuhan Bakauheni, dilaporkan telah penuh oleh kendaraan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, seluruh Kapolres jajaran diminta untuk menginstruksikan personel di lapangan agar menghentikan kendaraan sumbu tiga ke atas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) yang hendak menuju Lampung, Banten, Jakarta, maupun Pulau Jawa.
Kebijakan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang berlaku hingga Minggu pukul 24.00 WIB. Dalam penegasannya, kendaraan ODOL tidak akan dilayani penyeberangannya di Pelabuhan Bakauheni.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (Kabid LLAJ) Dinas Perhubungan Kabupaten Muratara, Hendri, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut demi menjaga kelancaran arus balik.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi angkutan barang, khususnya kendaraan sumbu tiga ke atas atau ODOL, untuk sementara waktu menunda perjalanan menuju penyeberangan. Hal ini dilakukan guna menghindari penumpukan di pelabuhan serta mengutamakan kelancaran arus balik masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan agar seluruh petugas di lapangan tetap mengedepankan keselamatan dan pendekatan humanis dalam melakukan penertiban. “Tetap semangat dan hati-hati dalam bertugas. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.
Saat ini, prioritas penyeberangan diberikan kepada kendaraan pribadi serta masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran.(Habi)



