DPRD Muratara Dorong Pembangunan Tepat Sasaran, Sampaikan 612 Usulan di Musrenbang RKPD 2027

Bagikan berita :

Murataraklik.com – Semangat membangun daerah terasa kuat dalam gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang berlangsung di BPKAD lantai II, Senin (6/4/2026). Forum strategis ini menjadi panggung penting bagi pemerintah dan DPRD untuk menyatukan langkah, menyerap aspirasi, serta merumuskan arah pembangunan Kabupaten Musi Rawas Utara ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Adi Masyarudi, unsur pimpinan DPRD seperti Andresa dan H. Zainal Bukhari, Kapolres Atalipi Reni Surya Aditama, serta jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Adi Masyarudi menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum krusial dalam menentukan masa depan daerah. Ia menyebut, penyusunan RKPD 2027 mengacu pada regulasi nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, guna memastikan perencanaan pembangunan berjalan sistematis dan terarah.

Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyelaraskan perencanaan dari tingkat desa hingga pusat, sekaligus memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Data yang dipaparkan menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai pihak. Sebanyak 881 usulan dari desa dan kelurahan serta ratusan pokok pikiran DPRD menjadi bahan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan tahun 2027.

Mengusung tema “Akselerasi Pembangunan dan Peningkatan Konektivitas Infrastruktur serta Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional,” pemerintah daerah menetapkan empat prioritas utama, yakni pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, penguatan infrastruktur, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik.

Tak hanya itu, target indikator makro juga dipasang cukup ambisius. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan mencapai 71,7, pertumbuhan ekonomi 5,1 persen, tingkat kemiskinan ditekan hingga 13,72 persen, pengangguran terbuka 4,5 persen, serta Indeks Gini di angka 0,25.

Namun demikian, Wakil Bupati mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama dalam hal keterbatasan anggaran daerah. Ia menekankan pentingnya efisiensi serta ketepatan program oleh seluruh OPD agar pembangunan tetap optimal.

Kita harus cermat menyusun program. Setiap kegiatan harus berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dari sisi legislatif, DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara turut memainkan peran penting dalam mengawal aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Devi Arianto menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musrenbang yang dinilai semakin partisipatif dan transparan.

Ia mengungkapkan, DPRD telah menghimpun ratusan aspirasi masyarakat melalui reses dan kunjungan kerja di daerah pemilihan. Sebanyak 612 usulan prioritas telah diinput dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah hingga 30 Maret 2026.

Pokok-pokok pikiran DPRD ini adalah suara masyarakat yang kami serap langsung di lapangan. Ini harus menjadi perhatian serius dalam penyusunan program pembangunan,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan pokok pikiran DPRD menjadi kunci dalam memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, berbasis kebutuhan riil masyarakat, serta memperkuat pendekatan bottom-up.

Dengan total lebih dari 1.400 usulan yang masuk, Musrenbang RKPD 2027 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang tidak hanya terarah, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.

Forum ini pun menjadi titik awal penting dalam mewujudkan pembangunan Musi Rawas Utara yang lebih maju, merata, dan berdaya saing—sejalan dengan harapan masyarakat yang menginginkan perubahan nyata di berbagai sektor. (Habi)

Bagikan berita :

You cannot copy content of this page